๐Kamis, 19 Desember 2019๐
Masjid Mu'adz bin Jabal
Ust. Bendri
Metode Pengasuhan Al Fatih
1. Visi besar ayah
Ayah harus punya visi untuk keluarganya, harus produktif, karena ayah adalah role model anak yg bisa dilihat scr nyata.
Jika ayahnya santai santai, maka anak akan meniru, jadilah produktif.
Saat masih kecil, AlFatih sudah sering diajak jalan jalan ayahnya ke pinggiran Selat Bosphorus dan ditunjukkanlah benteng konstantinopel pada AlFatih. Ayah AlFatih sudah menumbuhkan scr kuat visi dan keinginan pada diri anaknya, bahwa AlFatih lah yang akan menghancurkan benteng besar itu.
2. Pengetahuan Ibunda
Ibunda AlFatih yang bernama Yumahatun merupakan seorang wanita yang cerdas, sejak kecil berbagai pengetahuan sudah ditanamkan pada diri AlFatih, salahsatunya teritori geografi, dimana ibundanya menunjukkan letak kerajaan yang nantinya akan ditaklukkan AlFatih.
Selain itu AlFatih dididik agar tidak meninggalkan sholat,
Sejak baligh, AlFatih tidak pernah sekalipun meninggalkan dan menunda sholat fardhu, ia juga sangat rajin sholat tahajjud, tidak pernah absen dengan sholat tahajjud.
Kewajiban utama seorang ibu adalah mengurus anak, yang lainnya sambilan.
Ibu merupakan madrasah pertama anak anaknya.
Selain itu fungsi dasar ibu adalah membuat anak senyaman mungkin ketika berada di rumah.
Mau didoakan anak kita? Penuhi hak anak, jangan serahkan pengasuhan kpd orang lain,
Anak usia dua tahun harus menempel dgn ibunya terus, jgn terlalu di mandiri kan dulu, justru malah salah ketika anak sering ditinggal saat usia itu dgn dalih agar mandiri dan tdk manja.
Usia 2 tahun usia dimana akan ada emotional bonding ibu dan anak, menumbuhkan ikatan kuat antara ibu dan anak, yang nantinya akan berpengaruh kpd anak ketika sudah besar, anak akan selalu rindu pulang dimanapun ia berada karena ingin bertemu ibunya.
Sering seringlah peluk dan usap punggung anak.
Nikahi wanita yang wadud dan walut.
Pertama, Wadud ketika seorang wanita punya sifat Wadud, anak akan merasa ingin dekat selalu dgn ibunya karena nyaman, begitu pula suami. Suami akan ingin ada kecenderungan menempel kepada istri.
Wadud dikaitkan dengan mawadah, yang artinya ada cinta yang membuatnya ingin menempel terus.
Ingin tahu apakah rumah tangga mawadah atau tidak?
Amati dari perlakuan suami, ketika suami ingin menempel pada istri entah itu memeluk dsb maka disanalah mawadah hinggap
Begitu pula amati istri anda, apakah ia ingin menempel pada suami terus? nyandar di bahu suami, kemana mana digandeng, kalo tidur selalu bersentuhan, seakan tidak mau lepas, maka disanalah mawadah.. ada cinta dalam diri suami atau istri.
Kedua, nikahi wanita yang Walut, yang artinya banyak anak, kemampuan melahirkan.
Karena Rasul akan membanggakan jumlah umat muslim di hari kiamat nanti.
3. Peran guru AlFatih
Ketik sudah agak besar, AlFatih diserahkan kepada gurunya untuk belajar, baik itu ilmu perang, dsb hingga AlFatih bisa menaklukkan konstantinopel.
4. Cari lingkungan yang kondusif
AlFatih tumbuh dalam lingkungan yang taat, kondusif dimana Islam berkembang dgn baik dan dijunjung tinggi disana.
Ketika sudah berkeluarga, carilah lingkungan yang baik untuk ditinggali, berbahasa santun, dekat dgn masjid.
Jangan cari lingkungan yang dekat dengan pasar dan tempat maksiat, juga tempat yg banyak bahasa kasar, tempat2 itulah lingkungan yang rusak.
Cari lingkungan yang sebaik mungkin karena akan mempengaruhi tumbuh kembang anak.
5. Pertemanan
AlFatih sejak kecil memiliki lingkungan pertemanan yang baik, sudah saling mengingatkan sholat dan berbuat kebaikan. Betapa penting lingkaran pertemanan itu dalam hidup kita, teman terdekat kita bisa menggambarkan siapa kita.
Sekian, semoga bermanfaat...
Menerima koreksi dan saran:)
Notulen : Anindita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar